12 agustus 2019

Pernah

Kamu pernah menjadi nama yang aku sebut dalam doa

Kamu pernah menjadi angan dalam sepi yang ku temuai

Kamu pernah menjadi bunga yang sangat indah ditaman hati yang kumiliki

Kamu pernah menjadi satu-satunya orang yang kusebut dalam malam sunyi

Kamu pernah menjadi harapan, seperti kemarau panjang yang banyak mengharapkan hujan.

Kamu pernah menjadi gula pada kepahitan hidupku yang sangat diperlukan

Ah, semua hanya pernah dan tak mungkin terjadinya untuk selamanya.

Hati kita sudah berbeda jalur

Komentar

  1. Beda Jalur Satu Tujuan...
    Beda Cerita Satu Makna...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kata kita ditemukan dalam takdirnya 😀

      Hapus
  2. Beda Jalur Satu Tujuan...
    Beda Cerita Satu Makna...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SHUTDOWN POSTINGAN UNFAEDAH