TENTANG PERNIKAHAN
Entah mengapa setiap saya
mendengar dan melihat berita para public figure bercerai atau mengalami KDRT
saya turut ikut prihatin. Saya ikut emosi, sebagai seorang perempuan tentu tidak
ingin ada yang namanya perceraian atau KDRT dalam rumah tangga. Siapa yang
ingin rumah tangga yang didambaakan aman, nyaman dan tentram runtuh dalam seketika.
Rumah tangga yang dibayangkan menjadi Sakinah mawaddah warohmah menjadi
kegerian bahkan trauma dalam hidupnya.
Sangat disayangkan bukan
? mereka berduit, karir lancar, tapi perjelanan rumah tangganya berakhir
perceraian. lantas apa yang menyebabkan mereka bercerai ? selingkuh ?, tentu
ada sebab lain selain itu.
Saya memang belum
menikah, dan belum merasakan rasanya dihadapkan dengan keadaan yang tidak
sesuai denga apa yang kita inginkan. Menikah memang ibadah, diusiaku yang yang
menginjak umur 23 tahun, ditanya hal kapan nikah sudah biasa, terlebih
teman-teman seusiaku sudah banyak yang punya anak. Tapi menurutku menikah bukan
sekedar ibadah, tapi menikah itu tentang perjalanan hidup. Kita perlu banyak
bekal dalam sebuah perjalanan. Butuh banyak kesiapan untuk menghadapi
badai-badai yang akan menerjang.
Menikah muda bukan suatu
kesalahan, sah-sah saja orang menikah muda dan itu hak mereka. Begitu juga
dengan kami yang masih belum kepikiran untuk segera menikah karena katanya
masih sibuk ngejar karir. Eih iya bu ibu, kita memang masih ngejar karir, masih
ngejar gelar dan masih mencari banyak ilmu untuk mengarungi rumah tangga yang nyatanya
tidak sesuai ekspetasi.
Kita bukan pilih-pilih
dalam mencari pesangan, kita hanya sedang mencari patner yang sejalan dengan
kita. Karena menikah itu tentang perjalanan yang jauh. Saat kita Bersama orang
yang tidak sejalan, apakah perjalanan kita akan sampai ?, karena perjalanan butuh
orang yang tepat, agar sampai tujuan. Kaya, miskin, tampan, jelek tidak
memungkiri adanya persimpangan yang menyebabkan runtuhnya pondasi rumah tangga.
Karena sejatinya kita butuh orang yang mau diajak kersama sama dalam semua hal
untuk kokohnya rumah tangga.
Kasus public figur yang
sangat viral ini sangat membantu saya menyakinkan orang tua saya bahwa kesetian
dan ketentraman rumah tangga bukan dilihat dari kekayaan. Sampai sini pahamkan
? hehehe
Komentar
Posting Komentar