CAWAN KEHANGATAN
Bulan menjadi saksi dalam argumentasi rasa
Jiwa yang jalang yang menyatu dalam kerinduan
Jiwa yang tak pernah berpartisipasi dalam perasaan
Ah kata rindu yang aku selalu titipkan tak pernah sampai, mungkin hanya hati yang sepi yang mengatahui
Kembalilah kekasih, jadilah rahwana ku
Aku tak pernah
sanggup, kamu bersaksi bahwa aku bukan wanita mu Bawa aku kedalam cawan kehangatanmu Aku ingin menyatu dalam gelak setiap seduhan bersamamu Kekasih, tali rinduku semakin menggebu Tak kah kau mampir, sekejap memeluk kerinduanku Hangatnya cintamu mampu membunuh setiap derai air mata kerinduan Cinta dan rindumu bak purnama dalam gelapnya dunia. Kekasih, bawalah aku menuju tuhan yang maha diatas segala maha. Dengan cinta dan kerinduan kepada tuhan semesta.
Komentar
Posting Komentar